De Bruyne: Brasil Tak Tahu Cara Hadapi Belgia di Babak Pertama

De Bruyne: Brasil Tak Tahu Cara Hadapi Belgia di Babak Pertama

Pemain Belgia, Kevin de Bruyne, mengatakan bahwa timnya bermain sangat apik di babak pertama ketika menghadapi Brasil di perempat final Piala Dunia 2018. Oleh sebab itu, Brasil hingga disebut tak tahu bagaimana harus menghadapi Belgia.

Dalam pertandingan tersebut, Belgia sudah unggul 2-0 di babak pertama sebab gol bunuh diri Fernandinho dan gol dari De Bruyne sendiri. Dua gol tersebut bermula dari serangan balik.

“Saya rasa kami telah mengubah taktik,” ucap De Bruyne usai pertandingan seperti dikutip FourFourTwo.

“Romelu Lukaku dan Eden Hazard bertukar posisi mereka untuk membuat peluang dengan menghadapi Marcelo di sisi sayap.”

“Menurut saya pada babak pertama kami bermain sangat baik, mendapatkan banyak peluang dan mereka tak tahu apa yang harus mereka lakukan,”  papar pemain Manchester City tersebut.

Brasil kemudian mampu memperkecil ketertinggalan di babak kedua. Namun satu gol yang dicetak tak membuat Brasil lolos ke babak semifinal dan pertandingan ditutup dengan skor 2-1 untuk kemenangan pasukan Roberto Martinez.

De Bruyne menilai perubahan taktik yang dilakukan Brasil di babak kedua memang membuat mereka lebih baik. Namun demikian, Belgia tetap bisa memberikan ancaman di lini pertahanan lawan.

“Di babak kedua mereka melakukan perubahan taktik dan Brasil lebih baik, tapi kemudian kami membuat beberapa peluang,” jelas De Bruyne lagi.

Pada babak semifinal nanti, Belgia akan menghadapi Prancis. De Bruyne mengatakan bahwa pada babak tersebut tak tim yang bisa dianggap remeh.

“Prancis adalah tim yang luar biasa, tapi saya rasa kapanpun Anda masuk ke dalam semifinal di Piala Dunia, Anda tak akan pernah menghadapi tim lemah,” ucap De Bruyne.

Baca juga  Taktik Bertahan Sudah Tak Mempan di Piala Dunia 2018

“Tim yang masuk tahu bagaimana cara bermain bola. Kami pada posisi yang sama dengan Prancis, perbedaannya hanya sedikit,” jelasnya.

De Bruyne juga bangga bisa mengantarkan Belgia sampai ke babak seminal. Pastinya, ia juga ingin timnya lolos ke babak final.

“Kami berada di empat terakhir dan kami bahagia, Anda ingin lolos ke final dan seluruh dunia akan melihat dan Anda ingin melakukan segalanya untuk sampai di sana.”