Taktik Bertahan Sudah Tak Mempan di Piala Dunia 2018

Taktik Bertahan Sudah Tak Mempan di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 Rusia diyakini akan menjadi pertunjukan menarik dengan hujan gol di setiap laga. Setidaknya itulah pendapat Louis Saha, yang beranggapan sepak bola modern ini sudah tidak mementingkan permainan bertahan apik.

Dikatakannya, sepak bola modern menuntut setiap tim untuk menampilkan permainan menyerang yang cepat dan langsung menusuk pertahanan lawan. Dia bahkan menilai sudah tak ada gunanya mementingkan pertahanan.

Pernyataan Saha itu pun ada benarnya. Baru satu laga, Piala Dunia sudah menyuguhkan lima gol. Yakni saat tuan rumah Rusia mampu membantai Arab Saudi dengan skor telak 5-0.

“Anda tidak bisa bertahan seperti sebelumnya. Bertahan bukanlah pilihan, anda harus menguasai bola dan memiliki teknik bagus untuk menciptakan peluang,” tegas Saha di goal internasional.

Dia pun menilai tim yang mampu memainkan sepak bola modern akan menjadi kandidat kuat juara, dan Prancis adalah salah satunya.

“Ini sudah bukan soal umpan silang, jadi ini akan menjadi Piala Dunia yang sangat menghibur dengan banyak gol. Saya pikir tim modern dengan gaya bermain menarik akan menjadi juara dan Prancis memiliki semua itu.”

Lebih lanjut, Saha menilai Prancis memiliki pemain hebat yang dibutuhkan di setiap posisi. Hal inilah yang menjadikan Prancis sebagai salah satu favorit.

“Prancis memiliki pemain yang sangat baik di setiap posisi. Jadi kenapa tidak? Mereka bisa menjuarai Piala Dunia.”

“Saya rasa hal terpenting adalah ketika anda melihat 32 tim yang ada, mereka (Prancis) memiliki pemain yang bisa mengacaukan pertahanan dan memiliki pemikiran yang sangat menyerang. Tidak ada tim seperti Italia dahulu,” tandas Saha.

(goal/dre)

 

Baca juga  Tite: Ban Kapten itu Bukan Hadiah, Neymar!